Sarasenia

Catatan Kecil Tentang Duniaku

Kamis, 05 Agustus 2010

Lagi- lagi [tak] ingat tentangmu.

Aku, tak bisa lagi mengingat bagaimana wajahnya.
Tepatnya, mungkin, aku tak lagi punya referensi untuk mengingat bagaimana wajahnya.
Terlalu lama rasanya tak berjumpa.

Aku, juga tak lagi bisa mengingat bagaimana suaranya.
Mungkin tepatnya aku tak lagi punya "simpanan" bagaimana halus dan lembut suaranya.
Di sekitarku terlalu bising, tapi tetap saja suara dia tak ada.
Terlalu lama mungkin aku dan dia tak berbincang dari hati terdalam.
Tak lagi ada waktu untuk itu mungkin.

Aku, juga, mulai tidak bisa mengingat, merasakan rasa sayangnya.
Selama ini yang terukir hanya rasa sakit, baik yang sengaja digoreskan, ataupun yang tertulis tanpa sadar.
Emosi negatif telah berputar dan bermuara antara aku dan dia.


Mungkin sudah terlalu lama kami saling menunggu.
Menunggu untuk lawannya yang mulai memberikan perhatian kasih sayang dan rasa aman kesetiaan.
Sudah terlalu lama mungkin untuk meluangkan waktu berkualitas antara aku dan dia.
dia, hampir tak bisa memiliki waktu untuk itu.

Dan aku, hanya bisa bisa menunggu dalam diamnya rindu .
Lagi- lagi menunggu.
Hanya menunggu.
Tanpa usaha.

Dia pun menunggu.
Hanya menunggu.
Menungguku meminta.
Baik waktu, cinta kasih sayang, ataupun rindu.


310710
csc

0 komentar: